Klik NewsSosial Budaya

Imbang 0-0 Lawan AC Milan, Juventus Melaju ke Final Coppa Italia 2020

Kompetisi sepak bola di Italia kembali bergulir. Laga semifinal kedua Coppa Italia antara Juventus melawan AC Milan menjadi pembuka sebelum Serie A bergulir pekan depan.

Pertandingan antara Juventus kontra AC Milan digelar di Stadion Allianz, Turin, Jumat (12/06/2020) setempat atau Sabtu (13/06/2020) dini hari WIB.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-0 dan mengantarkan Bianconerri melaju ke Final Coppa Italia 2020.

Juventus berhak melaju ke partai puncak karena menggenggam keunggulan gol tandang dari semifinal leg pertama yang berakhir imbang 1-1 saat dimainkan pada 13 Februari silam, demikian catatan laman resmi Coppa Italia.

Di final, Juve akan ditantang Napoli atau Inter Milan yang baru akan bermain pada Sabtu (13/06/2029) malam. Pertandingan final akan dimainkan empat hari kemudian yakni pada Rabu (17/06/2020) di Stadio Olimpico, Roma.

Sebelum pertandingan semifinal dimulai, dilakukan kegiatan mengheningkan cipta untuk mengenang para korban jiwa yang meninggal karena COVID-19 serta tepuk tangan bagi para petugas kesehatan.

Milan mengenakan kaus pemanasan bertuliskan “Black Lives Matter,” sedangkan kaus para pemain Juve bertuliskan “No to racism.”

Juve mendapat hadiah penalti pada menit ke-16, setelah wasit Daniele Orsato melihat VAR dan memutuskan bahwa tangan Andrea Conti mengenai bola di kotak terlarang.

Christiano Ronaldo mencetak gol penalti pada semifinal leg pertama, namun kali ini ia tidak dapat melakukannya karena sepakannya sebagai algojo membentur tiang gawang.

Tidak lama berselang Milan kembali mendapat masalah saat Ante Rebic melakukan pelanggaran keras terhadap Danilo, yang membuatnya diganjar kartu merah.

Unggul jumlah pemain membuat Juve lebih leluasa mendikte permainan. Blaise Matuidi melepaskan sepakan voli yang dapat ditahan kiper Gianluigi Donnarumma dan Ronaldo menembakkan bola yang masih mampu diatasi oleh Donnarumma.

Milan gagal menguji kiper Gianluigi Buffon walau mereka beberapa kali mampu membangun serangan yang baik.

Pada awal babak kedua Milan sempat mengancam melalui sundulan Hakan Calhanoglu yang melebar. Milan kemudian memasukkan penyerang Rafael Leao untuk menggantikan Giacomo Bonaventura untuk menajamkan serangan mereka.

Meski kedua tim diizinkan melakukan lima pergantian pemain, namun terlihat bahwa keduanya mengalami kelelahan pada babak kedua. Sampai peluit panjang ditiupkan wasit, keduanya gagal mengukir gol kemenangan untuk membuat Juve berhak tampil di final. (*)

Peneliti, Penulis, Penikmat Bola

What's your reaction?

Related Posts

1 of 3,265

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *