Sosial BudayaSpesial KlikStory Teller

Kiai Budi Ajak Reboisasi Indonesia Melalui Apresiasi Karya Seni

Kiai Budi Amin Budi Harjono Al Jawi Ajak Masyarakat Untuk Reboisasi Indonesia Melalui Apresiasi Karya Seni Koleksi Galery Darwis, Tembalang, Kota Semaranf

SemarangKiai Budi ajak masyarakat untuk  Reboisasi Indonesia melalui apresiasi karya seni, Selasa (17/01/2023). Kegiatan itu dilakukan dengan melelang karya lukis koleksi Galery Darwis, Tembalang, Kota Semarang dimana hasil penjualannya akan digunakan untuk program reboisasi dan berbagai kegiatan sosial. Ajakan itu disampaikan oleh Kiai Budi melalui akun sosial.

“Perkenalkaan nama saya Kiai Budi Semarang, kini membuka Lelang Lukisan yang hasil penjualannya untuk reboisasi Indonesia dan donasi sosial untuk bangsa.” Tulis Kiai Budi melalui akun resminya di facebook Kiai Kampoeng (17/01).

Kiai Budi menjelaskan, bahwa karya lukis yang dilelang bukan karya maestro. Karya seni itu merupakan karya dari anak-anak desa dari berbagai daerah yang berhasil dikumpulkan oleh Kiai Budi melalui Galery Darwis.

“Lukisan-lukisan ini bukan karya “maestro” namun karya anak-anak Desa “seantero” Indonesia.” Jelas Kiai Budi

 

Lukisan KH Maimun Zubair Rembang, Salah Satu Koleksi Galery Darwis Semarang (Sumber: Kiai Kampoeng)

Untuk dapat mengapresiasi karya tersebut, masyarakat dapat langsung mendatangi Galery Darwis yang berada di Tembalang, Semarang. Selain itu Kiai Budi juga menyediakan akses kontak WA untuk memudahkan masyarakat.

“Proses pembeliannya bisa langsung ke Galery Darwis: Jl. Ngumpulsari I RT 02 RW IV Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang Kota Semarang, kontak person WA: 082328315608. Hanya pecinta yang bisa mengapresiasi.” Pungkasnya

Sejauh ini dalam pantauan klikers.id, beberapa karya lukis sudah berhasil terjual. Beberapa karya di antaranya adalah lukisan wajah Mbah Moen (KH. Maimun Zubair), lukisan Gus Dur, Putaran Tari Sufi, dan Syeikhana KH. Hasyim Asy’ari pendiri NU dengan harga dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Photo: Kepala Densus 88 Irjen Pol Marthinus Hukom (kiri) dan KH Amin Budi Hardjono Al Jawi saat melelang lukisan “Pusaran Tari Sufi” (Sumber: Kiai Kampoeng)

Lukisan Mbah Moen pada kesempatan lelang ini diapresiasi oleh salah seorang pejabat dari jajaran Sekda Kabupaten Semarang. Bayu salah seorang pengusaha sablon dari Wonogiri berhasil memboyong lukisan Gus Dur. Sosok Kepala Detasemen Khusus 88 Irjen Polisi Marthinus Hukom lebih tertarik untuk memboyong lukisan absrtak, Putaran Tari Sufi. Dan lukisan Syeikhana KH. Hasyim Asy’ari dibeli oleh Gus Jazil yang merupakan sosok Wakil Ketua MPR RI.

What's your reaction?

Related Posts

1 of 975

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *