Klik NewsPolitik

AHY Tegaskan Pentingnya Kebersamaan dan Persatuan Hadapi Pandemi Covid-19

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pentingnya kebersamaan dan persatuan antar anak bangsa dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan AHY dalam Pidato Kebangsaan dalam rangka memperingati 50 tahun CSIS (Centre for Strategic and International Studies) Indonesia, Senin (23/08/2021) siang.

Pada kesempatan tersebut, AHY menyampaikan pidato berjudul “Daya Tahan dan Daya Saing Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

AHY mengajak mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun sebuah kesadaran kolektif akan pentingnya daya tahan bangsa (national resiliency).

Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan (solidarity and unity) dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Dalam berbagai kesempatan, saya sering menggelorakan tagline “Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit”, “Together We Are Strong, United We Rise”. Dalam satu paket yang sama, kebersamaan dan persatuan, merupakan ingredien, komponen utama dari daya tahan bangsa,” kata AHY.

Ia menegaskan sejak Covid-19 masuk ke Indonesia, pihaknya tidak pernah menyalahkan negara. Ia memahami bahwa pandemi bersifat borderless.

Namun, setelah berjalan 15 tahun, masyarakat menaruh harapan besar kepada pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk bisa bekerja secara lebih efetif dan progresif untuk mengendalikan Covid-19.

Sejak awal, lanjut AHY, Partai Demokrat tegas mengingatkan bahwa, dalam menangani pandemi, negara tidak boleh gagal fokus antara “api” dan “asap”.

“Dalam konteks ini, pandemi Covid-19 adalah apinya, sedangkan tekanan ekonomi merupakan asapnya. Jangan kita habis-habisan berupaya menghilangkan asapnya, sedangkan apinya gagal kita padamkan secara total. Selama ada api, selalu akan ada asap. Pada akhirnya, tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia. Ekonomi bisa dipulihkan secara bertahap, tapi manusia yang mati tidak bisa dihidupkan kembali,” tegas AHY.

Untuk itulah sejak awal pandemi, Partai Demokrat mencanangkan gerakan-gerakan seperti Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona, Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi, Gerakan Nasional Partai Demokrat Bina UMKM, serta Gerakan Nasional Wifi Gratis bagi para pelajar, yang terus akan dilanjutkan dalam Bulan Bakti Partai Demokrat.

AHY mengatakan meskipun Partai Demokrat tidak berada dalam pemerintahan nasional, namun pihaknya merasa berkewajiban untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kami berprinsip bahwa “actions speak louder than words”. Oleh karena itu, di awal-awal masa pandemi tahun lalu, kami mencanangkan Gerakan Nasional Partai Demokrat Lawan Corona, untuk membagikan perlengkapan medis kepada tenaga kesehatan dan masyarakat (seperti APD, masker, disinfektan, hand sanitizer), yang ketika itu masih sangat langka dan mahal,” tutur AHY.

Lebih lanjut AHY menegaskan, segenting apapun keadaan, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta mekanisme checks and balances, harus tetap dijalankan.

“Bagi kami, sikap dan posisi kritis adalah sesuatu yang fundamental. Alasan kami sederhana, dan hanya satu, yaitu: Partai Demokrat ingin pemerintah sukses; karena jika pemerintah sukses, maka negara dan rakyat kita akan selamat,” tegas AHY. (*)

Peneliti, Penulis, Penikmat Bola

What's your reaction?

Related Posts

1 of 2.757